Friday, December 26, 2014

Bunga dan Ulat

Kadang dalam perjalanan hidup Kita seringkali menilai seseorang dari tampilannya.
Hal ini dapat kita umpamakan seperti pertemanan ulat dan bunga. Ketika si ulat ingin berteman dengan bunga. Si bunga tak sudi berteman bahkan tak ingin didekati si ulat dan mungkin kalo bisa menjauh dari si ulat. Hal ini disebabkan karena kejelekkan paras si ulat.
Tetapi ketika si ulat bertransformasi menjadi seekor kupu-kupu, si bunga sangat ingin berteman dan sangat ingin dihinggapi oleh sang kupu-kupu yang indah dan mempesona tersebut.
Kadangkala kita seperti itu, kita hanya melihat dan menilai seseorang itu hanya dari tampilannya saja. Kita hanya ingin berteman jika kita melihat dirinya trendy atau gaul dan lebih mengikuti zaman atw bahkan jika dia selevel dengan kita. Kita kadang lupa dengan ketulusan hati dan kebaikan hati orang yang ingin berteman dengan kita, seperti si ulat dan si bunga.

Tuesday, December 23, 2014

Bayang bayangmu

Dalam keheningan malam
Dalam kesunyian
Dan kesenyapan malam
Jejak bayangmu
Masih menghampiri

Dalam kesenduan
Jiwa yang hampa
Hati yang kosong
Ya,
Disaat seperti itu
Jejak bayangmu
Masih menghampiri




Saturday, June 28, 2014

VERSI AYAH DAN IBU




Seorang gadis kecil bertanya kepada ibunya, "Bagaimana umat manusia muncul?" Sang ibu menjawab, "Tuhan menciptakan Adam dan Hawa dan mereka memiliki anak-anak dan begitu juga semua umat manusia dibuat." Dua hari kemudian gadis itu memberikan kepada ayahnya pertanyaan yang sama. Sang ayah menjawab, "Jutaan tahun yang lalu ada ras monyet yang berevolusi menjadi manusia."

Gadis itu bingung lalu kembali kepada ibunya dan berkata, "Bu, bagaimana mungkin bahwa Ibu mengatakan kepadaku ras manusia diciptakan oleh Tuhan, dan ayah mengatakan bahwa mereka berasal dari monyet?"

Sang ibu menjawab, "Yah, Sayang, itu sangat sederhana. Ibu menceritakan dari sisi keluarga ibu dan ayahmu memberitahumu dari sisi keluarganya.

Friday, April 4, 2014

KEPASTIAN PADA MATA UANG


Jendral Jepang termasyhur, Nobunaga, memutuskan untuk menyerang, meskipun jumlah prajuritnya hanya sepersepuluh dari jumlah prajurit musuh. Ia yakin bahwa ia akan menang, tetapi para prajuritnya merasa sangsi.
Dalam perjalanan menuju peperangan, mereka berhenti di sebuah kuil Shinto. Sesudah berdoa di dalam kuil, Nobunaga keluar dan berkata: 'Sekarang, aku akan melemparkan mata uang. Jika gambar kepala yang kelihatan, kita akan menang. Kalau angka yang kelihatan, kita akan kalah. Nasib akan terungkap sekarang.'
Ia melempar mata uang. Tampak gambar kepala. Para prajurit begitu bersemangat maju perang, hingga mereka menang dengan mudah.
Hari berikutnya seorang ajudan berkata kepada Nobunaga: 'Tak seorang pun dapat rnengubah nasib yang sudah ditakdirkan untuknya.' 'Memang betul,' kata Nobunaga, sambil menunjukkan mata uang rangkap, yang kedua sisinya bergambar kepala.
Kekuatan doa? Kekuatan takdir? Ataukah kekuatan iman yang yakin bahwa sesuatu akan terjadi?

SERIGALA TUA


Sebuah dongeng yang diceritakan oleh mistik Arab, Sa'di:
Seorang yang sedang melewati hutan melihat seekor serigala yang sudah lumpuh keempat kakinya. Ia ingin tahu bagaimana serigala itu dapat hidup terus. Lalu ia melihat seekor harimau datang dengan memakan kijang hasil buruannya. Harimau itu makan sepuasnya dan meninggalkan sisa bagi serigala.
Hari berikutnya Tuhan memberi makan serigala dengan perantaraan harimau yang sama. Orang itupun mulai mengagumi kebaikan Tuhan yang begitu besar dan berkata dalam hati: 'Aku juga akan menganggur di rumah saja dengan penuh kepercayaan kepada Tuhan, karena Ia akan mencukupi segala kebutuhanku.'
Ia melakukan niatnya berhari-hari lamanya, tetapi tak terjadi apa-apa. Ketika orang yang malang ini sudah hampir mati, terdengarlah Suara: Hai, engkau, orang yang sesat, bukalah matamu pada pada kebenaran! Ikutilah teladan harimau dan berhentilah meniru serigala yang lumpuh!
Di jalan aku melihat seorang gadis kecil menggigil kedinginan dalam pakaiannya yang tipis. Tiada harapan baginya untuk mendapatkan cukup makanan. Aku menjadi marah dan berkata kepada Tuhan: 'Mengapa hal ini Kaubiarkan? Mengapa Engkau tidak berbuat sesuatu?'
Sementara waktu Tuhan tidak berkata apa-apa. Malamnya Ia menjawab dengan sangat tiba-tiba: 'Aku telah berbuat sesuatu. Aku menciptakan engkau.'

Friday, March 21, 2014

KEROHANIAN SEJATI


Sang Guru ditanya: 'Apakah kerohanian itu?'
Jawabnya: 'Kerohanian yang sejati adalah kerohanian yang yang berhasil membuat orang melakukan perubahan hati.'
'Tetapi kalau saya memakai cara lama yang diwariskan para Guru terdahulu, bukankah itu kerohanian juga?'
'Bukan kerohanian kalau tidak berfungsi mengubah dirimu. Selimut sudah bukan selimut lagi kalau tidak menghangatkan tubuhmu.'
'Jadi, kerohanian itu berubah?'
'Manusia berubah, demikian pula kebutuhannya. Maka apa yang dulu dianggap kerohanian suatu ketika bukan kerohanian lagi. Apa yang disebut kerohanian tidak lain daripada cerita tentang metode masa lampau.'
Potonglah pakaian sesuai dengan pemakainya. Jangan memotong orang sesuai dengan pakaiannya.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Tuesday, March 11, 2014

Si iblis Sumringah

Ingin Bebas
Pecah dari Keheningan
Brontak dari Kepengatan
Beringas melawan keadaan
Menggebu menghantam
Gejolak Penyebab
Komplek Bermasalah
Naluri terdiam
Akal tersenyum
si Iblis Sumringah

Sejenak Bersantai

Dalam Pagi yang indah
Sumringah Hati menikmati suasana
Dalam kesejukan dan keheningan
Anugrah dan berkat dapat dirasakan

Duduk diteras membaca koran
Sambil membaca koran
Menambah nikmat suasana
Dengan Secangkir Kopi

Kopi
Warna yang Pekat
namun Nikmat



Mdn120314 




Tuesday, February 18, 2014

Kerinduanku

Tuhan..!!!
Bantulah aku untuk membuka pintu hatiku bagiMu.
Lebih dari itu
Bantulah aku untuk mengetahui bahwa Engkau
Sesungguhnya telah ada di dasar bathinku
Dan menantikan kehadiranku di sana.